Minggu, 08 Desember 2013

Review match week 15: Liverpool vs West Ham United

Empat gol tanpa balas, seandainya bek Liverpool Martin Skrtel tidak menceploskan bola ke gawangnya sendiri. West Ham kali ini benar benar ada di situasi yang (semakin) sulit, setelah harapan Sam "Big" Allardyce untuk (setidaknya) menahan laju Liverpool yang sedang berada di jalur kandidat peraih titel EPL musim ini.

Bermain di hadapan penuh pendukung Liverpool, pasukan West Ham benar-benar terlihat tertekan sejak peluit kick-off dibunyikan wasit Michael Olivier. Sebelum kick-off dimulai, kedua tim dan seisi stadion melakukan tepuk tangan selama semanit untuk menghormati meninggalnya Nelson Mandela. Di menit-menit awal babak pertama, lini tengah West Ham yang ditempati oleh Downing-Jarvis di area sayap, Diame dan Noble di gelandang tengah, serta Kevib Nolan yang di-plot sebagai penyokong Modibo Maiga. Sempat ada beberapa peluang yang baik seperti di menit 13, Maiga yang mendapat umpan silang dari Guy Demel tendangannya masih mampu ditahan oleh kiper Simon Mignolet.

Namun tampaknya Liverpool juga bermain keras, terlihat dari banyaknya Jon Flanagan, dan Raheem Sterling yang melanggar pemain West Ham. Terutama Flanagan, sepanjang babak pertama berlangsung, setidaknya ada 4 sampai 5 kali pelanggaran yang dibuatnya.
Perbedaan yang mencolok adalah, Liverpool lebih bisa memanfaatkan set-piece yang diberikan dari hasil tendangan bebas. Tercatatat West Ham hanya mendapat 1 shot on target, itupun bukan hasil dari set-piece. Gawang West Ham harus kemasukan di menit 41, ketika Guy Demel yang hendak melakukan intercept dari tendangan Luis Suarez malah 'menyentuh' bola hingga masuk ke gawang sendiri. 1-0 untuk tuan rumah hingga turun minum.

Di babak kedua, Sam Allardyce memasukkan Joe Cole untuk menggantikan Stewart Downing yang harus dilarikan ke rumah sakit akibat tackle yang keras dari Jon Flanagan. DanLiverpool tak perlu lama untuk menggandakan keunggulan. Menit 46 Mamadou Sakho berhasil mencetak gol dari area kiri setelah diberikan umpan oleh Gerrard. 2-0 untuk tuan rumah.

West Ham sempat memperkecil keunggulan di menit 66 akibat gol bunuh diri Martin Skrtel. Sejak itu pasukan asuhan Sam Allardyce mulai berani untuk 'keluar' dan menciptakan beberapa attempts. Selain itu, duel di lini tengah semakin keras. Banyak foul yang tercipta sepanjanng pertandingan ini, Tercatat sebanyak 12 pelanggaran dibuat West Ham dan 9 oleh Liverpool.

Harapan untuk menyamakan kedudukan musnaj di menit ke-80. Luis Suarez membuktikan kpasitasnya sebagai penyerang paling berbahaya di kancah Premier League. Setelah beberapa peluangnya belum mampu menembus jala gawang Jaaskelainen, kali ini sundulannya bisa menambah kedudukan menjadi 3-0. Kali ini Eks-West Ham Glen Johnson yang memberikan assist.

Gol dari Suarez sepertinya merobohkan mental pemain West Ham. Beberapa pelanggaran keras diperlihatkan pemain West Ham. Puncaknya di menit 82 ketika Kevin Nolan yang berusaha mengambil bola dari belakang tetapi malah menendang kaki Henderson. Kartu merah untuk Kevin Nolan. Dan tidak lama setelahnya, Liverpool memastikan untuk berpesta gol. Kali ini Joey O'Brien yang harus 'mencetak gol ke gawang sendiri. 4-1.

 Matt Taylor yang langsung dimasukkan mengganti Matt Jarvis -pun tidak mampu merubah keadaan. Sampai peluit akhir dibunyikan skor masih 4-1 dan nasib Allardyce ada di ujung tanduk. (teguhrama/hammmersindo)





pic: independent
stats: bbc sports

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ada 1.000.000 pembaca Rss Feed sudah bergabung, Sudahkah anda?